aku inginkan malam-malam ketika kau bertanya kabar

dan berdiri di ambang pintu, menantiku

ingatan-ingatanku pun kini gelisah

namun ku hanya dapat tuai pasrah

menatap tempat yang selalu jadi singgasanamu

kala panas menyengat dan membuatmu mengumpat,

ketika hujan tak kunjung reda

tempat kau menjinakkan badai

dan mengurut dada

ataupun helaian gorden yang menjadi jendela tempat kita berjumpa

tempat dimana kau senantiasa bercerita

tentang harihari kecilmu saat kita masih dijajah

tentang keluhan akan bocah-bocah yang selalu tengadah

tentangmu…

adalah sebuah dunia kecil yang penuh dengan kue-kue, suara

rerumputan, kacamata yang selalu kau lupa

dan sapaan yang kan selalu ku rindu…

*teruntuk abak (10 Agustus 2008) kepergian menjelang keberangkatan….I’m gonna miss u, now and never!!!

Iklan