Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

bulan

November 2008

Lagi! (foto2 bagus)

par219944nyc6252par19331par88057

Iklan

Arogansi

nyc124641 Ketika alam memberikan kesempatan bagimu untuk menjadikanmu lebih bernilai hanya satu kata untuk itu “BERKAH”

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan banyak menemukan orang dengan BERKAH yang patut disyukuri. Entah itu berkah dalam hal kecerdasan, ekonomi, jabatan, status, religiusitas, dsb. Tapi bagaimana sikap mereka terhadap berkah tersebut yang jika kita perhatikan kebanyakan justru sering “lupa.” Lupa untuk bersyukur, berbagi, berlapang hati dan menghilangkan AROGANSI.

Arogansi merupakan kata yang acapkali menyebabkan banyak hal-hal buruk terjadi di muka bumi ini. Banyak contoh untuk itu. Apakah kita akan selalu dan selamanya menjadi manusia-manusia yang berbangga hati dengan berkah yang berlimpah dan melupakan keberadaan semesta yang jauh lebih agung?

Menyepelekan, mencemooh, menghakimi, menertawakan merupakan bukti dari arogansi kita atau siapapun ketika menerima berkah-berkah tersebut. Kadangkala semesta merasa semua sudah cukup ketika kita ingin meminta lebih. Perjalanan kita terhenti ketika langkah kaki mulai meninggalkan jejaknya. Tak ada kan mengetahui cerita tentang esok. Ataupun apa yang akan terlahir dari sebuah arogansi…

RUU Pornografi

Aku sama sekali tak habis pikir, kenapa hari ke hari bangsa ini hanya diributkan oleh persoalan “sepele” (bagiku). Media massa ramai-ramai memberitakan demonstrasi menentang RUU Pornografi yang sudah disahkan oleh DPR beberapa waktu yang lalu.

Ibu-ibu, pemudi, wanita, perempuan “Masa masih bertanya telanjang itu seperti apa, kenapa dilarang.” Kalau kucing-kucing kita di rumah pakai baju, masa yang punya kucing nggak?

Ini bukan persoalan agama, karena saya yakin 100 % agama mana pun, pasti melarang hal-hal yang demikian (tak usah saya terangkan). Hanya saja memang ada yang tegas menegakkannya, ada yang tidak. Hanya itu saja kok…

Menjadi perempuan, ibu, wanita, pemudi, gadis memang tidak akan pernah mudah. Dunia dan alam semesta memperhatikan dan menjaga kita. Hingga urusan ketelanjangan pun harus diurusi. Perempuan sesungguhnya adalah tempat sembunyi…

Stop mencari dalih konyol macam “Kalau kita (perempuan) pakai bikini ke mall itu baru nggak wajar…!” (alasan klise para artis/seleb) yaa..iyalaahh bukan nggak wajar lagi, gila malah…Lagian yang punya bikini juga sedikit kok, heheheee…

Buat seniman/budayawan, adat dan budaya yang dimiliki bangsa ini, buakn hanya sebatas kemben kok…masih banyak yang lain. Bangsa kita cukup pintar untuk memilah dan memilih, hanya saja memang kita perlu lebih sering diigatkan kalau kita pintar.

Tentang Sumpah Pemuda

Posting tentang Sumpah Pemuda ini tentunya sudah terlambat. Sekarang sudah bulan November, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, tul ngga?!

Hari itu aktifitas di rumah berjalan seperti biasa. Maka seperti biasa ibuku bersiap-siap untuk ke kantor, mengikuti upacara bendera, memperingati Sumpah Pemuda. Aku memperhatikan ibu bolak-balik berdandan. Merapikan ini, memasang itu. Namun satu yang membuatku tersipu, entah menggerutu atau ujaran tak tentu, ku tak tahu. Ibu hanya berujar…”Hari sumpah pemuda kok malah yang tua yang disuruh upacara?” Aku kembali memperhatikan ibu.

Tentang Sumpah Pemuda, semoga kami (kita) dan siapa pun yang belum tua “Semoga kita jadi orang yang berguna!”

Atas ↑

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Rara89's Weblog

Just another WordPress.com weblog