Lebaran Idul Adha tahun ini merupakan hari raya kedua yang kami (aku) rasakan tanpa kehadiran kakek. Terasa berbeda memang, tapi seperti biasa aku tidak ingin mendramatisir keadaan. Beberapa kebiasaan yang aku lakukan dahulu sekarng sudah tidak lagi aku lakukan. Seperti mengantarkan masakan yang masih hangat ke depan (tempat kakek), nanyain kabar koran Singgalang (sudah ada atau belum) hingga antrian buat minta salam tempel kepada kakek. So dengan segala keikhlasan aku harus merelakan itu semua. Life must go on right!
Namun satu hal yang menjadi perhatianku dan merupakan suatu yang unik, perhatiin deh tiap tahun, tepatnya waktu hari raya idul adha langit pasti “bersuka ria” Tuhan menurunkan berkahnya lewat hujan. Yap..tahun ini saja sebelum hari “H”, hujan telah membasahi tanah tempatku tinggal (PADANG) sejak kemarin pagi. Hujan baru saja reda ketika aku hendak ke warnet untuk menulis blog ini. Tapi asyik kok, soalnya kalau hujan biasanya banyak makanan yang enak-enak di rumah…hehehe!!!
Akhirnya di hari yang indah dan penuh suka cita ini aku mau ngucapin Met Hari raya Idul Adha Mohon Maaf Lahir dan batin! Buat yang sudah punya mampu jangan lupa “berkurban” ya…insya Allah suatu saat nanti aku juga ingin jadi bagian dari hari “berkah” ini…Amiiinnn…

Iklan