Entah kenapa kebiasaan untuk menunda-nunda pekerjaan hingga usiaku menjelang 22 tahun ini tetap melekat di diriku. Mulai dari yang ringan sampai yang ringan, semua “ditunda”. Mau gimana lagi tiap orang terlahir dengan karakter, sifat serta kebiasaan yang berbeda. Namun tak jarang komplain dari sana-sini sering mampir ke telingaku. Seperti biasa…”cuma mampir!”
Tanggal 19 Des lalu, seorang temanku berulang tahun. Karena kami jarang bertemu (sibuk/ sok sibuk?) maka pilihan untuk mengucapkan selamat ultah via HP pun menjadi jurus pamungkas. Kira-kira jam 21.30 barulah niat hati untuk mengucapkan ultah yang dari bangun tidur telah ada (alarm HP aku nyalakan) baru terlaksana. Pulsa habis menjadi penyebab nomor satu keterlambatan tersebut (sebenarnya). Namun bersyukur sms balasan tetap masuk ke hp tapi dengan catatan “aku orang terakhir” yang mengucapkan selamat.
Seperti sebuah ungkapan, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali…!!!
Ultahmu tahun depan aku (usahakan) jadi yang pertama!!!

Iklan