Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

bulan

Januari 2009

Rindu Keluarga Cemara dan Si Doel Anak Sekolahan

Hari Libur yang rutin datang dalam masa perkuliahan tidak lagi menyenangkan seperti waktu aku kecil dulu. Dulu waktu libur yang berlangsung lebih kurang 2-3 minggu akan aku isi dengan kegiatan menonton sepanjang hari-hari. As we know dulu tayangan TV memang lebih berkualitas dibanding sekarang. Meski stasiun TV swasta yang ada belum seberapa tapi tayangan yang dihadirkan benar-benar berbobot dan bagus-bagus. Beda dengan sekarang!
Waktu libur menjadi waktu yang membosankan. Yap…apalagi kalau bukan disebabkan oleh tak ada tayangan TV yang layak tonton. Mulai dari ide yang seragam, belum lulus sensor (banyak segi), dan kebanyakan yang muncul di TV artisnya pada cantik dan keren semua (nggak natural sama sekali!), pokoknya capee..deh!
Andaikan Keluarga Cemara dan Si Doel Anak Sekolahan masih ada….?! Andaikan tayangan-tayangan hiburan yang bermutu seperti di atas masih ada pasti liburan kapan pun dijamin nggak boring. Mudah-mudahan masih ada insan2 (benar-benar kreatif) yang punya ide segar, bermutu dan nggak plagiat mau mengubah wajah pertelevisian tanah air, amin!!!

Movie Day…

into_the_wild18883963_w434_h_q80theconstantgardenermargot-at-the-wedding

Akhirnya aku diberikan kesempatan untuk bersenang-senang oleh Tuhan!

Beberapa hari yang lalu aku baru saja membayar salah satu hutangku, apalagi kalau bukan seminar proposal (skripsi). Meski aku melampaui target, but it’ okay, semua sudah terlewati. Lebih kurang selama 2 bulan terakhir aku berkutat dengan penyelesaia proposal. Untuk membayar semua penat, ketegangan, lelah, kekecewaan, dsb, lagi-lagi dengan tekad baja aku dan teman-teman menuju ke tempat rental VCD (film).

Aku kemudian memilih beberapa judul film yang sejak lama ingi ku tonton. Mulai dariInto The Wild, P.S. I Love u, One Hour Photos, Constant Gardener, dll. Entah karena hidup ini memang penuh cobaan, Tuhan kembali menguji kesabaranku (?). Komputer yang biasa aku gunakan untuk menonton fil rusak (lagi!). Alhasil “tak ada rotan akar pun jadi” aku pun menonton film dengan pemutar VCD yang ada di ruang keluarga. Parahnya, itu pun harus menyesuaikan dengan jadwal “nonton” adik. Pfuuhh….but show must go on!!!

Akhirnya dengan penuh perjuangan dan kesabaran aku pun dapat menonton film-film yang aku pinjam tersebut. Tiap film memiliki cerita dan keunikan tersendiri. Tapi Into The Wild dan One Hour Photos menjadi the best of all!!!

Obama dan Impian Amerika (American Dream)

Gegap gempita kehadiran Presiden baru Amerika Serikat yang dianggap sebagai new hope for America and the world mencapai puncaknya pada upacara pelatikan (inagurasi) 20 Januari tadi malam (waktu Indonesia). Media massa pun ramai menyiarkan prosesi acara yang dihadiri lebih dari 2 juta penduduk Amerika tersebut secara langsung. Begitu pula halnya dengan media massa yang ada di Indonesia.
nyc86613
Bulan Januari sepertinya adalah bulan bahagia bagi Obama yang merupakan presiden ke-44 yang memimpin negara adidaya tersebut. Tak pelak semua harapan pun diletakkan di pundaknya. Tak hanya harapan dan impian Amerika. Tapi juga harapan-harapan dunia. Ia yang terlahir dan dibesarkan dalam bingkai pluralisme yang kental dalam banyak pemberitaan menjadi cahaya terang guna memperbaiki dan mengembalikan kedamaian dan kesehateraan di muka bumi ini. Sungguh merupakan tugas yang berat.
par357207
Semoga saja puja puji yang mengiringi kehadirannya di kancah perpolitikan Amerika dan dunia tidak berbuah caci maki ataupun lemparan sepatu yang juga mewarnai sejarah kepemimpinan negara adidaya tersebut.

Obama American Sweetheart dan New Hope of America!!!

Puisi via email (dari kakak)

When I born, I black
When I grow up, I black
When I go in sun, I black
When I scared, I black
When I sick, I black
And when I die, I still black

And you white fellow
When you born, you pink
When you grow up, you white
When you go in sun, you red
When you cold, you blue
When you scared, you yellow
When you sick, you green
And when you die, you gray
And you calling me colored?

NB : This poem, written by an African kid, was nominated by UN as one of the best poem of 2006. Puisi ini aku terima dari kakak perempuanku melalui emailku (ade_eena87@yahoo.com)

Puisi Joko Pinurbo

31 Mei 2007
Seorang Februari

“Aku sedang bersama banjir, kedinginan.
Bisa jemput aku? Aku mendapat nomormu
dari teman dekatku, telepon genggam.”
“Kamu seorang februari?
Bukankah aku sedang menggigil di tubuhmu?”

(2007)

*Sajak ini aku copy dari blog celanasenja.blogspot.com punya Joko Pinurbo. Sebenarnya aku tidak terlalu mengerti puisi, tapi aku tertarik meng-copynya hanya karena kebetulan aku seorang Februari (lahir bulan Februari, he3)

The Pursuit of Happyness

Kebiasaanku buat menonton film alias bersantai kambuh lagi. Setelah beberapa bulan lamanya berkutat dengan kegiatan kampUs maka dengan tekad baja aku pun berupaya untuk menghilangkan suntuk, meredakan ketegangan2 yang ada di otak. Salah satu cara yang aku pilih adalah dengan menonton film. Dengan modal kartu rental film yang ada di tangan dan beberapa lembaran rupiah aku pun kembali menjejakkan kaki di rental kaset (VCD Film) yang ada di dekat rumah.

Alhasil selama beberapa jam di sana mataku sibuk mencari film2 bagus yang dari dulu ingin kutonton. The Pursuit of Happyness merupakan salah satu di antara kaset2 tersebut. Pilihanku tidak salah

Dengan modal yang dimiliki fim ini, yaitu nominator Oscar tak salah jika cerita dan gambar yang ditawarkan begitu menarik. Cerita film ini berkisar di seputar kehidupan Chris Gardner seorang suami sekaligus suami yang gigih dalam bekerja (berusaha). Dengan modal mesin-mesin (sinar X, untuk kedokteran) ia kemudian dari satu RS ke RS yang lainnya menjual benda tersebut. Namun apa daya benda yang ia jual tidak dapat dengan mudah dijual. Harga yang cukup tinggi menjadi kendala. Tekad baja dan ketabahan ternyata tak mampu mempertahankan keharmonisan keluarganya, sang istri pun bertolak ke New York untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan memuaskan.
Chris pun kemudian berjuang sendirian untuk menghidupi anak lelakinya, yang hobi main basket itu. Kesungguhan dan ketabahan tidak akan sia-sia jika kita fokus terhadap apa yang kita inginkan. Adegan terakhir menjadi buktinya. Setelah mengikuti interview dengan hanya bermodalkan jeans serta kaos yang kena cat Chris nekad datang ke kantor tempat para pengusaha berjalan tergesa-gesa dengan setelan jas yang rapi. Namun keberanian dan semangat yang ia tunjukan sejak menadi pegawai magang pun membuahkan hasil, Chris dinyatakan diterima menjadi karyawan sebuah tempat (bursa saham). Impian yang dikejar pun bersedia menunggunya dan berjalan bersama.

Like a fairytale, in the end they are Life happily ever after…nice movie!!!

NB : Cerita ini aku tulis beberapa bulan yang lalu, tapi baru diposting sekarang. Hope u like it!!!

Silaturrahmi Kelurga Besar Suara Kampus

Senin (12/1) redaksi Suara Kampus kedatangan “sanak saudara alias alumni” yang berada di rantau. Setelah Yulizal Yunus (Pak Yuyu), Abdullah Khusairi (Bang Badul), Zelfeni Wimra (Bang Wimo), M.Nasir (Bang Acil) yang acapkali bertandang ke Suara Kampus, kemarin wajah baru pun muncul yaitu Bang Roni Rahmata (Penyiar Radio KBRI). Ia merupakan salah seorang anggota sekaligus pengurus LPM Suara Kampus IAIN Imam Bonjol Padang.
Pukul 16.30 pun acara sharing dan silaturahmi (kecil-kecilan) keluarga Besar Suara Kampus dimulai. Wejangan dan nasihat-nasighat pun meluncur dari bibir para perintis dan penggerak Suara Kampus tersebut. Seperti biasa, gelak tawa juga turut mewarnai keakraban yang sedikit demi sedikit itu mulai terbangun. Namun kesibukan dan waktu yang membatasi tak bisa diredam, hingga silaturahmi itu pun berakhir pukul 6 sore. Meskipun pertemuan dan perbincangan itu cuma sebentar, semoga semua hal baik yang diutarakan menjadi pedoman dalam melangkah…GUNAKAN PANCA INDERA, HATI DAN TETAP SEMANGAT merupakan modal awal tuk berbuat lebih bagi Suara Kampus yang telah berusia 30 tahu, November 2008 lalu.
s3021688s3021687s3021686

Acara Suara KampuS

Hujan di tahun baru

Awal tahun 2009 ini aku jalani bersama hujan. Bukannya apa-apa sejak malam tahun baru hingga tadi siang, hujan masih setia membasahi tanah kota Padang. Alhasil aku nggak bisa kemana-mana. Maka pilihan nonton TV menjadi alternatif untuk menikmati tahun 2009.
Semoga semua hal baik bisa terjadi di tahun ini. Buat seluruh negeri dan bumi periwi, Indonesia, amiiinn!!!

Atas ↑

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Rara89's Weblog

Just another WordPress.com weblog