pernah kita bercakap-cakap

si sepanjang perjalanan

di antara kabut yang melukis cemara

dalam jarak sedekat mata

sebelum matahari memecah rinai

dan menghamburkan warna pelangi

yang belum sempat kita lihat itu

ada cita yang masih merupa rapalan

akankah sampa dan takkan usai

dalam kesaksian yang selalu

menyertakan tuhan

(Padang, 20/9/2010)

Iklan