Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

bulan

Juli 2011

So Little Time = Sweet Time

Seandainya kita dihadapkan pada pilihan untuk memiliki waktu yang panjang dengan orang yang kita sayangi, tentu kita akan secara serempak memilih waktu yang panjang tersebut. Baik itu dengan keluarga, teman, sahabat, rekan kerja, kekasih maupun orang lain yang penting bagi kita. Waktu yang panjang ini tentunya akan lebih memberikan keleluasaan bagi kita untuk melakukan berbagai hal dengan mereka. Menikmati setiap hal yang terjadi. Detik per detiknya. Entah itu berupa suka dan duka yang akan kita nikmati tersebut. Namun bagaimana halnya bila yang terjadi sebaliknya. Kita hanya memiliki waktu yang sedikit. Apakah kita akan menyia-nyiakan kesempatan itu dan terus berharap diberi waktu yang panjang oleh Tuhan?

Jika kita dapat leluasa dengan waktu panjang yang kita miliki bagaimana halnya dengan waktu singkat (pendek) yang kita miliki atau diberikan pada kita. Bagaimana cara kita bersenang-senang dengan waktu yang singkat/pendek tersebut? Waktu yang singkat ini tentunya juga disebabkan oleh banyak hal. Seperti situasi dan kondisi yang memang mengharuskan demikian. Sebagai contoh ketika kita mengikuti sebuah pelatihan ataupun kegiatan-kegiatan singkat, liburan sekolah, libur kerja, perpisahan dengan orang yang kita sayangi atau mungkin saja kematian. Continue reading “So Little Time = Sweet Time”

Iklan

Hari yang Tanggung

Kisah Matahari

Ribuan matahari terbenam
Dalam jiwa yang berpacu
Mencari pandang terakhir
Sebelum segala usai
Seperti serpihan debu
Yang menutup mata sendiri
Dan diam-diam maut
Menjadi pengantar segala
Jarak yang entah kapan sampai
(Dms-Pdg, 24/7/2011-19/7/2011)

 
Oi

Segala duka telah jadi
Selimut malam ini
Kedatangan kemarin merupa kepulangan
tiada berpintu
Gelak tawa pun rekam sejumput kecewa
Yang tak sempat dipahami
Hingga sayang, waktu tak lagi
di situ
(Padang, 19/7/2011) Continue reading “Hari yang Tanggung”

Words

You are what you loves Charlie, not who loves you (Donald Kauffman in Adaption – repro dari blognya Dian Sastro).

Jangan kira segala yang tersenyum itu merupa bahagia (Myself)

Ini belum akhir dari segala. Jadi tetap optimis and be positive (Myself)

Beckh and Vic, Congratz ^_^

Aku tidak tahu kenapa begitu menyukai David Beckham, pesepak bola yang pernah merumput di Klub Manchester United, Real Madrid, LA Galaxy dan AC Milan itu sejak lama menjadi idolaku. Selain wajah, kepiawaiannya di lapangan, sifat sosial dan kebapakannya membuat saya semakin mengidolakannya. Lucu, norak atau menjadi hal yang aneh mungkin bagi sebagian orang mengapa saya begitu menyukainya. Ya, tapi memang begitulah adanya, hehehe…

David Beckham dan putrinya, Harper
David Beckham dan putrinya, Harper

Tulisan saya di blog kali ini memang tentang David Beckham dan keluarganya. Setelah cukup lama tak mendengar kabar atau melihat sosoknya di TV, sepekan terakhir akhirnya aku kembali mendengar kabar tentangnya. Berita bahagia tepatnya. Continue reading “Beckh and Vic, Congratz ^_^”

Rencana Tuhan

Bukan hal yang mudah untuk menerima apa yang menjadi rencana Tuhan. Manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan juga yang memutuskan bagaimana akhirnya. Di setiap harapan, do’a yang kita ucapkan barangkali tidak semuanya dikabulkan Tuhan secara menyeluruh. Di antara do’a-do’a itu mungkin saja ada yang belum diperkenan Tuhan, belum dikabulkan ataupun Tuhan ingin meminta kita untuk berdo’a secara lebih khusyuk (sering/keras). Nah yang jadi persoalan sekarang adalah bagaimana cara kita menyikapi do’a-do’a yang belum/tidak diperkenan tadi. Baik itu dalam urusan keluarga, bisnis (pekerjaan) maupun cinta.

Continue reading “Rencana Tuhan”

Sajak Ketika

Pulang

gelas-gelas berdenting

waktu masih belum penuh

saat menatap wajah-wajah usang

dalam dingin yang semakin menjadi

harap segera mendekati rumah

inna muara, 12-1-2010

 

Satu Senja yang Menyisa Matahari

Di peron pertama pertemuan

Dalam gelegak amarah sepasang Jerman

Percakapan itu bermula

Hanya ada kau, aku dan sebuah buku Continue reading “Sajak Ketika”

Kebun Buah Naga

Setelah lama berdiam diri di rmah, akhinya hari minggu lalu (3/7) aku dan keluarga menikmati kahir pekan besama. Kali ini tempat yang kita kunjungi adalah kebun buah naga yang terletak di Pariaman. Kebun buah naga ini memang bukan punya kami. Tapi lebih tepatnya milik teman Papa. Ini pun bukan kali pertama kami ke sana. Namun yang istimewa dari kunjungan kami kali ini adalah, pohon buah naga secara serentak berbunga. Sehari sebelum kami bertandang ke sana, malam hari, petani buah naga memang baru saja melakukan penyilangan serbuk (bunga) agar nantinya pohon-pohon atau batang yang ada dapat menghasilkan buah secara sempurna. Selain berkunjung ke kebun buah naga sebelumnya kami juga sempat mengunjungi ladang ubi yang tempatnya tak berapa jauh dari kebun buah naga. Dan berikut merupakan foto-fotoku dan keluarga selama di sana. Continue reading “Kebun Buah Naga”

Atas ↑

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Rara89's Weblog

Just another WordPress.com weblog