Bukan hal yang mudah untuk menerima apa yang menjadi rencana Tuhan. Manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan juga yang memutuskan bagaimana akhirnya. Di setiap harapan, do’a yang kita ucapkan barangkali tidak semuanya dikabulkan Tuhan secara menyeluruh. Di antara do’a-do’a itu mungkin saja ada yang belum diperkenan Tuhan, belum dikabulkan ataupun Tuhan ingin meminta kita untuk berdo’a secara lebih khusyuk (sering/keras). Nah yang jadi persoalan sekarang adalah bagaimana cara kita menyikapi do’a-do’a yang belum/tidak diperkenan tadi. Baik itu dalam urusan keluarga, bisnis (pekerjaan) maupun cinta.

Jujur, saya pun tidak tahu cara termudah, tercepat ataupun terampuh untuk mengatasi kekecewaan seperti berhenti bekerja, dikecewakan keluarga, musibah kematian ataupun dibohongi oleh orang yang kita sayangi, putus cinta ataupun hal-hal lainnya. Mungkin tetap berpikir positif, fokus, mencari hikmah dan tetap berada di sekeliling orang yang anda sayangi maupun menyayangi anda bisa jadi obat yang patut dicoba. Satu lagi jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi, apa yang menjadi pilihan kita tadi. Seperti kata pepatah tak ada pilihan tanpa resiko.

Maka jangan mengutuki keadaan ataupun antipati terhadap hal yang akan terjadi berikutnya. Karena baik dan buruknya sebuah keadaan hanya akan kita ketahui setelah kita menjalaninya. Dan segala sesuatu yang kita jalani ataupun terjadi dalam hidup kita tidaklah sia-sia. Awalnya mungkin akan terasa sulit dan berat, tapi seperti anda saya pun masih tetap berusaha. Keep Ur Spirit and Ur Motivation. Life is Beautiful Depend On How We Through it. No More sadness, Just Pursuit Ur Happiness ^_^

Iklan