Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

bulan

November 2011

I Am Sam, Bukan Sekedar Visual

Film menjadi salah satu media yang bisa memberikan inspirasi, motivasi maupun pelajaran-pelajaran berharga bagi siapa saja. Tidak hanya melalui gambar atau visualisasi yang elok. Tetapi juga dialog-dialog dari pemain yang menjadi bagian penting dalam film itu sendiri. Film I Am Sam sepertinya menjadi bagian dari hal tersebut. Kisah kehidupan Sam Dawson (Sean Penn) dan putri kecilnya, Lucy Diamonds Dawson (Dakota Fanning) bukan hanya memberikan cerita menarik dan mengharukan. Rangkaian visualisasi yang cantik, adegan-adegan yang apik, sederhana dan menyentuh dari awal hingga akhir film. Namun juga kalimat-kalimat sederhana, memotivasi dan indah yang diungkapkan para tokoh dalam film yang berdurasi 2 jam ini.

Kisah ini berawal dari kehadiran seorang bayi perempuan dalam kehidupan Sam, seorang pria dewasa yang mengalami keterbelakangan mental dan sedikit (maaf) idiot dengan pasangan hidupnya. Sayang, kegembiraan Sam menyambut buah hatinya tersebut tidak dirasakan oleh pasangannya yang pergi meninggalkannya dan buah hati mereka. Sam dalam kesedihan dan kebingungan yang sangat dan dengan segala keterbatasan yang ia punyai tetap merawat putri kecil mereka. Sam pun kemudian memberi nama putri kecil mereka, Lucy Diamonds Dawson. Nama yang terinspirasi dari salah lagu The Beatles (tahun 80-an) yang memang menjadi latar dari film ini. Continue reading “I Am Sam, Bukan Sekedar Visual”

Iklan

Baru Saja

Ketukan Air

senja di tanah ini tidak lagi merah, perempuan

mendung telah menyergap segala kedatangan
yang sempat merupa ragu
ya, barangkali puisi adalah undangan
paling ramah dan sempurna yang kuterima
**“seakan-akan ada yang mengetuk pintu
dan kresek langkah di laman
tapi aku hanya melihat sisa butir-butir air di daunan bonsai
barangkali hingga senja mempercepat derap tungkainya”

sebuah pesan darimu yang ku baca berulang
perempuan rindu pertemuan, rupanya
sementara hujan jatuh satu persatu
jejakku pun menuju ke lamanmu, gegas

lalu sejumput maaf jadi pengantar ketukan di pintu
derapku telah sampai
dan kita kembali bercakap-cakap
di antara derai yang lamat-lamat kian deras
hari itu
(Padang, 22/10/2011)
**pesan singkat Fitra Yanti
Continue reading “Baru Saja”

in time of daffodils
(who know the goal of living is to grow)
forgetting why, remember how

in time of lilacs who proclaim
the aim of waking is to dream,
remember so (forgetting seem)

in time of roses
(who amaze our now and here with paradise)
forgetting it, remember yes

in time of all the sweet things beyond
whatever mind may comprehend,
remember seek (forgetting find)

and it mystery to be
(when time from time shall set us free)
forgetting me, remember me

*EE. Cumming Poetry

Atas ↑

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Rara89's Weblog

Just another WordPress.com weblog