Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

bulan

Agustus 2013

Berhentilah….

Berhentilah memberikan dispensasi bagi sifat buruk bersarang dalam diri
Berhentilah memberikan kekuasaan pada segala sifat buruk untuk mengatur apa yang
dapat dan tidak dapat kita lakukan
Berhentilah memaklumi segala kekeliruan yang kita lakukan di masa lalu dan saat ini
Berhentilah mengharapkan semua akan berubah dengan sendirinya
Berhentilah mengkhayalkan impian akan terwujud meskipun kita tidak berusaha
Berhentilah menjebak dan mengurung diri sendiri
dengan kelemahan-kelemahan yang kita miliki
Berhentilah untuk melaju di jalanan tanpa arah
maupun tanpa tujuan yang jelas
(Padang, 18/8/2013)

Iklan

Harapan

Di kehidupan ini manusia tidak memiliki apa-apa selain harapan
Harapanlah yang menjaga manusia dari ketiadaan
Membuat manusia menjadi makhluk yang berpikir
Senantiasa optimis dalam menjalani kehidupan
Dengan harapan manusia dapat terus bernapas dan melakukan berbagai hal
Merasakan indahnya kehidupan
Menyadari segala yang kita punya
Menikmati dan mensyukuri apa yang kita peroleh
Serta meyakini kebesaran dan kekuasaan Tuhan
Harapan dapat membawa sukacita dan ketenangan
Dalam hari-hari yang kita jalani
Maka setiap insan yang ada di bumi ini
Haruslah memiliki harapan dan keberanian untuk mewujudkannya
(Padang, 10/8/2013)

Waktu Kita Waktu Tuhan

Berapa banyak waktu yang telah kita habiskan untuk mengingat Tuhan (Allah SWT)? Hal apa saja yang telah kita lakukan untuk beribadah pada-Nya? Apakah ibadah yang kita lakukan benar-benar diniatkan untuk mendapatkan ridho-Nya? Apakah kita benar-benar yakin akan keberadaan-Nya? Kalau ya, apa buktinya? Pertanyaan ini menumpuk begitu saja dalam pikiran saya beberapa waktu menjelang Ramadhan (2013) lalu berakhir. Jawabannya mudah kita tebak. Barangkali belum banyak yang kita (saya) lakukan.

Kita masih banyak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang telah Ia berikan. Kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan melakukan hal-hal yang bersifat keduniawi-an. Kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk shopping di mall. Hang-out bersama teman-teman. Menghabiskan waktu berjam-jam dengan internet ataupun handphone. Menonton tayangan TV selama 24 jam non-stop Itu baru sebahagian contoh hal bersifat keduniawi-an yang kita lakukan. Kita terjebak dalam pemikiran bahwa kegiatan atau aktivitas-aktivitas itu penting untuk dilakukan. Bahkan kita menjadikan hal tersebut sebagai rutinitas yang mesti dilakukan. Continue reading “Waktu Kita Waktu Tuhan”

God, Full of Surprise

7a7792d0cf8116444a353ac0e265bc1cf5fa3b07_m

Ada kalanya Tuhan memberikan kejutan
Yang membuat kita tidak mampu berbuat apa-apa
Selain menerima kejutan itu
Barangkali tepat kiranya jika kita mengatakan
Hidup adalah dunia penuh kejutan
Tuhan akan memberikan sesuatu di luar dugaanmu
Saat dirimu โ€œsepertinyaโ€ tidak mengharapkan apa-apa
Namun pada akhirnya kamu harus menerima kejutan itu
Baik kejutan itu sesuatu yang kamu inginkan
Maupun hal-hal yang kamu enggan untuk menerimanya
Kamu harus meyakinkan diri sendiri bahwa
Tuhan maha mengetahui apa yang kamu butuhkan
Dengan demikian kamu dapat menjadi lebih tenang
Itu saja
(Words for myself, 28/7/2013)

Menjemput Rezeki

609a6421691c081fae10fbc48caa3b8c36b2f116_m Kenapa manusia diharuskan untuk bekerja? Apa jadinya jika di dunia ini manusia tidak bekerja? Sampai kapankah manusia diharuskan untuk bekerja? Hmm…pertanyaan-pertanyaan ini secara bergantian mengusik pikiranku. Jawaban sederhananya hanyalah karena manusia memiliki keharusan untuk bertahan hidup. Dan salah satu cara yang dapat digunakan untuk bertahan hidup adalah dengan bekerja. Continue reading “Menjemput Rezeki”

Atas ↑

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Rara89's Weblog

Just another WordPress.com weblog