Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

bulan

Desember 2013

The Grand Delusion of Certainty

How to enjoy ur life
How to enjoy ur life
Why Accepting Uncertainty Is the Key to a Meaningful Life
My therapist recently gave me a questionnaire to assess the degree to which I was intolerant of uncertainty in my life. When I first looked at it I chuckled a bit. Being a therapist myself, I’ve worked with many clients who were very uncomfortable with uncertainty.In fact,helping my clients learn to tolerate uncertainty and the anxiety it creates is a big part of what I do.

As I sat down to complete the questionnaire I thought to myself, “I know nothing in life is certain and I help people with this all the time. This is not an issue for me.” The first time I answered the questions, I answered factually from an intellectual place, but those answers were total bullshit. The second time I completed it I answered from an emotional place, not what I intellectually knew, but what I actually felt. And as it turns out, I’m very intolerant of uncertainty. Continue reading “The Grand Delusion of Certainty”

Iklan

Puisi yang Datang Tiba-tiba

huruf-huruf mendekatlah
huruf-huruf mendekatlah

Puisi-puisi sederhana yang datang di waktu tak terduga, silahkan dibaca! ^_^

Huruf-huruf kecil itu sudah berserak di atas kepala/namun sayang waktu tak jua menemu mula/malam pun kian larut/sementara diam menjadi penghalau segala rasa/agar segalanya menjadi rentetan yang bermakna/pada saat mata ini terjaga/esok// (18 Des 2013)

Masih teringat bunyi mesin tik yang gagap tadi pagi/dan ibu-ibu yang berkelumun kertas/duhai…/inilah hidup/siklusnya tidak akan berhenti di satu huruf saja/esok semuanya haruslah menjadi barisan kata yang rapi dan dapat dibaca// (18 des 2013)

Inspirasi Kita

Inspirasi baru yang numpang di otak. Semoga sahabat blog semua berkenan membacanya… ^_^

“Ambillah setiap kesempatan yang ada dan maksimalkan setiap kesempatan yang telah diambil tersebut!” *easy thing^_^

“Yang terpenting bukanlah apa yang kita kerjakan. Namun lebih kepada bagaimana cara kita mengerjakannya!”

Bekerja dari dan dengan hati
Bekerja dari dan dengan hati

“Berganti-ganti pekerjaan bukanlah sebuah kesalahan ataupun menjadikan kita sebagai orang yang tidak berprinsip, tidak tahu apa yang diinginkan, plin-plan atau tidak punya cita-cita. Jadikanlah semuanya sebagai pendorong untuk menjadi lebih baik. Bersenang-senanglah, karena Tuhan memberi kita kesempatan untuk mengenal dan menguasai banyak hal. Bahkan barangkali Dia sedang menambah keterampilan yang kita miliki. Maka tetap bersemangat dan bergembiralah hingga menemukan apa yang kita cari.

Sebaliknya, jika kita segera mengetahui dan mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan. Bersyukurlah dengan memaksimalkan segala energi yang kita punya untuk memberikan “sesuatu” ataupun memberikan yang terbaik. Berarti kita mendapatkan kesempatan untuk melakukan perubahan dalam waktu yang cepat. Bersyukurlah dengan cara menikmati setiap momen yang kita punya.

Sedangkan kalau kita masih belum memiliki pekerjaan berarti kita diberi kesempatan untuk menikmati masa-masa “vakum” yang kita punya. Kita dapat melakukan banyak hal tanpa direpotkan dengan segala urusan yang menyangkut dengan pekerjaan. Dan tentu saja Tuhan menginginkan energi dan usaha ekstra untuk membuktikan bahwa kita memang makhluk yang paling sempurna dan istimewa. Tetap ceria, berusaha dan berdo’a.”
*pelajaran hidup (19 des 2013)

Kenangan

Teringat akan kenangan, lelaki paruh baya yang berdiri di seberang saat hujan menderas di suatu hari/sambil menunggu putri kecilnya pulang/senyum terkembang/di bawah payung sukacita itu pun tumpah… *forpa

Ruang kecil di matanya selalu menenangkan segala gaduh yang bersarang di dada/pulang ke dalam peluknya adalah rupa segala damai/tanpa kutahu sudah berapa banyak airmata yang tumpah di kala ia berdo’a… *forma

Padang (18 desember 2013)