Cover-99for-webPerjalanan Hanum Salsabiela Rais dalam dua buku novel perjalanannya, 99 Cahaya di Langit Eropa dan Berjalan di Atas Cahaya membawa kita menuju petualangan yang panjang. Petualangan panjang mencari jejak-jejak Islam. Dalam dua buku tersebut Hanum berhasil membuat para pembacanya larut dalam suka cita mempelajari kembali sejarah Islam yang barangkali sudah lama kita lupakan.

Hanum dengan kata-kata sederhananya mampu menyulap pembacanya menjadi petualang yang menjelajahi kota-kota indah dan bersejarah di daratan Eropa. Austria, Paris, Italia, Turki, dll menjadi sebagian dari negara yang menyimpan cerita tentang Islam. Para pembawa dibawa larut untuk Mencari jejak-jejak kejayaan Islam di masa lalu melalui negara-negara tersebut, kita disuruh untuk menggarisbawahi setiap kata/kalimat ataupun cerita-cerita inspiratif yang mampu menghidupkan kembali masa kejayaan Islam, meskipun itu hanya dalam pikiran ataupun ingatan kita. Selain melalui kata-kata di dua buku best sellernya tersebut Hanum juga berhasil menjadi motivator bagi para pembacanya untuk menjadi agen Islam yang baik dimanapun kita berada. Bukan hanya bagi diri sendiri, utamanya untuk orang lain yang ada di sekitar kita.
P
Melalui tokoh-tokoh yang ada dalam buku-bukunya Hanum membagikan kisah dan fakta-fakta tentang berbagai kondisi dan situasi yang dihadapi oleh umat muslim yang ada di benua biru tersebut. Bagaimana perjuangan mereka untuk menjadi agen muslim yang baik. Sebuah tugas yang tidak mudah bagi mereka mengingat di daratan Eropa Islam masih menjadi agama minoritas. Belum lagi jika menghadapi konsep Islam yang ada di benak penduduk Eropa. Bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan kekerasan, aneh dan berbagai konsep kesalahpahaman lainnya. Namun mereka (agen Islam) tetap gigih untuk mempertahankan akidah dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam sesungguhnya yang penuh tuntunan dan suri tauladan.

Catatan-catatan yang demikian tak pelak mampu menghadirkan kesejukan, pencerahan dan semangat untuk kembali menjadikan Islam sebagai cahaya dan rahmatan lil ‘alamin bagi sekalian alam. Semoga kita mampu dan diberi kesempatan itu. Selayaknya Hanum yang di usianya mudanya diberi kesempatan untuk itu. Sebuah kesempatan yang diberikan melalui goresan penanya untuk senantiasa menyebarkan cahaya Islam ke hati dan sanubari kita.***

Iklan