Terkadang kejujuran meskipun pahit lebih baik daripada sikap manis yang ditunjukkan sejak awal namun pada akhirnya menyimpan kekecewaan yang tak terkatakan.Ketika seseorang percaya dan memberikan satu ruang di hatinya untukmu, maka itu merupakan sebuah hal yang harus ย dihargai. Jangan pernah menyia-nyiakannya.

Saya tidak tahu mengapa harus merasa kecewa setelah apa yang terjadi. Saya pun tidak bermaksud menjadikannya sebagai sesuatu yang dramatis. Apa yang terjadi membuat saya menjadi banyak belajar dan berkaca. Apa yang kita lakukan dan rasa sebagai sesuatu yang baik, bagi orang lain belum tentu seperti itu. Kita perlu melihat segala sesuatu dari banyak sisi. Tidak mungkin orang akan mengerti apa yang kita maksud jika tidak kita sampaikan. Tidak mungkin orang akan merasakan apa yang kita rasakan jika kita tidak mengizinkan orang lain untuk masuk ke dalam hati kita dan bersimpati untuk itu. Jadi, jujurlah.

kejujuran
kejujuran

Mungkin saya memang salah dalam hal terlalu bersemangat dan lupa mengindahkan rambu-rambu yang ada dalam sebuah persahabatan. Kedekatan bagai dua sisi mata pedang, dapat membawa manfaat ataupun mudharat. Apakah saya harus sepakat bahwa seorang sahabat harus mengerti luar dan dalam diri sahabatnya tanpa diminta? Entahlah. Barangkali saya tidak bisa seperti itu. Saya adalah tipikal orang yang begitu riang apabila teman atau sahabat saya mengatakan segala sesuatu dengan terus terang. Baik itu kegembiraan, kesedihan maupun kekekcewaan. Saya tahu seseorang tidak akan bisa bergembira selamanya, kesedihan akan berganti apabila sudah tiba saatnya ataupun perasaan yang lain akan berganti seiring waktu. Termasuk rasa tidak suka akan sesuatu. Seperti sifat, sikap, cara ataupun mungkin pribadi sang sahabat. Namun semuanya akan bermuara pada satu hal, kejujuran.

Kita tidak pernah tahu apa yang telah terjadi di balik layar. Kita tidak bisa masuk begitu saja ketika sebuah pintu tertutup dan kita perlu meminta izin untuk melongok masuk ke sebuah jendela untuk melihat ada apa di sana. Jangan kita mereka-reka hal yang terjadi dengan sekehendak hati dan mengira kita yang benar. Setiap orang punya kekurangan dan kekurangan yang dimiliki teman atau sahabat kita tersebut harusnya kita perbaiki. Yang saya inginkan hanyalah kejujuran yang murni sejak awal, tanpa menambahkan alasan tertentu sebagai pembenaran. Jangan menunggu hingga segalanya dikira sebagai saat yang tepat. Saat yang tepat bisa jadi menjadi saat yang salah untuk mengungkapkan sebuah kebenaran yang sudah kita simpan sejak lama. Maka, jujurlah sejak awal. Termasuk dalam hal memberi kritik.

Kejujuran adalah hal yang paling baik. Sedangkan kritik yang baik adalah kritik membangun yang disampaikan sejak awal. Baik teman/ sahabat kita menyukainya atau tidak. Tak masalah apakah dia sudah mampu untuk menerimanya atau tidak. Karena pada dasarnya usia dan waktu akan membantu seseorang untuk menerima kritik yang diberikan padanya. (Padang, 15/2/2015)

Iklan