Ketika kita berbicara tentang Belanda kita akan dibuat terkagum-kagum dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh negeri kincir angin ini. Salah satu inovasi yang sukses dilakukan oleh negara yang identik dengan warna oranye ini adalah dalam bidang pertanian. Belanda dulunya merupakan laut yang disulap menjadi daratan. Tidak seperti Indonesia yang memiliki wilayah lautan dan daratan yang cukup luas, tidak begitu halnya dengan negara Belanda. Mereka membutuhkan triliunan uang untuk mengubah wilayah lautan menjadi daratan yang dapat ditinggali dan diubah menjadi wilayah yang potensial untuk bercocok tanam.

Nederland
Nederland

Belanda merupakan salah satu negara terpadat di dunia dan yang menarik dari negara ini adalah permukaan tanahnya yang sangat rata. Belanda secara geografis merupakan negara berpermukaan rendah, dengan kira-kira 20 % wilayahnya, dan 21 % populasinya berada di bawah permukaan laut, dan hampir separuh negara Belanda berada kurang dari 1 meter dpl. Banyak tanah rendah dikawal oleh dijk, dan dinding laut. Kenyataan yang unik ini terabadikan dalam namanya : Nederland (bahasa Belanda) yang artinya β€œnegeri-negeri berdaratan rendah.”

Hal ini rupanya tidak menjadi halangan bagi Belanda untuk menjadi negara yang maju di bidang pertanian. Pertanian di Belanda sangat terintegrasi dan penuh dengan teknologi modern. Penggunaan teknik rumah kaca, memanipulasi iklim dalam ruangan serta teknologi robotik dan komputerisasi sudah menjadi hal yang lazim. Ketika musim panas, Belanda menerapkan mekanisme solar cell di rumah kaca yang berfungsi memanen energi panas dan disimpan di tandon dan sungai-sungai bawah tanah, sehingga dapat menaikkan suhu air. Maka ketika musim dingin tiba, mesin-mesin blower akan memanen simpanan energi bawah tanah dan mensirkulasi udara untuk memanipulasi iklim dalam ruangan, sehingga pertanian tetap berjalan.

Keukenhof : The Garden of Europe
Keukenhof : The Garden of Europe

Dari bidang pertaniannya ini, produk andalan Belanda adalah benih dan bunga. Kakao Belanda menjadi salah satu produk yang bisa dibanggakan. Siapa yang tidak kenal dengan Cokelat Van Houten yang lezat itu? Selain itu, Belanda juga terkenal sebagai negeri tulip. Karena Belanda merupakan rumah bagi bunga Tulip. Tulip merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar bagi Belanda. Berbagai jenis tulip dengan berbagai warna dan rupa dapat ditemukan di sini. Kebun tulip terbesar di Belanda, ialah Keukenhof atau dikenal juga The Garden of Europe. Setiap musim semi terdapat 7 juta bunga tulip yang dibiakkan. Tentu saja pemandangan yang indah ini menjadi incaran para turis dari berbagai penjuru dunia.

Melihat bidang pertaniannya yang maju tak mengherankan jika kemudian Belanda menjadi eksportir produk pertanian terbesar kedua di dunia. Belanda telah bergerak maju meninggalkan negara-negara lain. Meskipun dengan sedikit potensi sumber daya alamnya, namun Belanda terus berinovasi dan melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan apa yang mereka miliki. Dukungan pemerintah dan kesediaan untuk terus menelurkan ide yang mumpuni dari penduduknya menjadi kunci yang mengubah Belanda menjadi dreamland, tanah impian yang menjanjikan, khususnya dalam bidang pertanian. Hal ini seharusnya menjadi sesuatu yang patut dicontoh oleh negara-negara lain tentunya, tak terkecuali bagi Indonesia. Semoga!

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda
http://sumatracyber.blogspot.com/2013/09/3-kota-yang-dulunya-laut-disulap-jadi
http://yogas09.student.ipb.ac.id/belanda-di-mataku/
http://desirhakim.wordpress.com/2014/06/26/pertanian-belanda

Iklan