d7604a092fabb111342f4246c5fb94ad

Good book always makes me crazy (in positive way). ^_^

Yap, membaca buku selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Terlebih ketika kita menemukan buku dengan isi dan penyajian yang menarik. Seperti hari ini, saat saya menamatkan buku Sabtu Bersama Bapak yang ditulis oleh Adhitya Mulya. Awalnya buku ini direkomendasikan oleh Ketua (Bos) saya di kantor. Dia mengatakan kalau buku ini bagus dan ceritanya mengharukan. Alhasil saya pun tertarik dan penasaran ingin merasakan pengalaman yang sama.

Beberapa hari setelah buku ini dipinjamkan, saya baru membacanya sebagian. Memang dengan kesibukan di kantor dan godaan internet dan medsos yang bikin senewen, maka buku dengan sampul biru inisempat nganggur beberapa hari dan baru kembali saya baca tadi malam. Dilanjutkan sehabis olahraga tadi pagi. Ketika pertama kali membacanya saya langsung menyukai ini. Meskipun dengan opening cerita yang acak (kisahnya dihadirkan sepotong-potong), buku ini berhasil membuat saya terpukau.

Bagaimana seorang Gunawan Garnida yang didampingi oleh seorang istri setia, Itje Garnida menghadapi suka duka dalam kehidupan berumah tangga. Hal ini begitu terasa sewaktu Gunawan divonis kanker leukimia. Mereka berdua saling menyemangati satu sama lain. Tetap berbagi kasih dan bertahan dalam duka. Mereka berdua tidak sertamerta menjadi putus asa dan berpasrah pada nasib, khususnya Gunawan karena penyakit tersebut. Namun dia dengan segala daya dan upaya yang dimilikinya justru ingin selalu menghadirkan sosok Bapak, meski hanya lewat rekaman video yang ia buat dalam satu tahun sisa umurnya kepada dua orang putranya, Satya dan Cakra (Saka). Maka dalam bab-bab atau halaman berikutnya sang penulis akan membuat kita menelusuri atau merasakan kembali kehangatan cinta kasih sang Bapak melalui nasihat, cerita ataupun berbagai rekaman kebersamaan mereka yang tentu saja membuat haru.

Nasihat itu antara lain berisi tentang bagaimana menjadi seorang anak yang baik, cara menghadapi perubahan fisik maupun psikis ketika kedua putranya beranjak dewasa, menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab, menjadi orang yang menyenangkan bagi diri sendiri maupun orang lain, bagaimana menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai pasangan seumur hidup hingga cerita-cerita menarik tentang menebarkan cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Eitss…Tapi jangan salah sangka dulu, semua hal di atas disajikan dalam bahasa ringan yang dijamin bikin kita nggak bakalan menutup buku hingga halaman terakhir.

Bagian yang paling saya suka dari buku ini adalah saat Satya belajar untuk menjadi Bapak yang baik bagi anak-anaknya (Ryan, Miku dan Dani) serta suami yang baik bagi istrinya (Rissa). Selain itu blind date Cakra dan Ayu ke Museum juga sangat menyenangkan buat disimak. Romansa yang dihadirkan ngalahin drama korea. Kisah cinta dua sosok ini dihadirkan secara romantis dan hangat serta meninggalkan kesan yang mendalam.

Jika diibaratkan dengan masakan, Sabtu Bersama Bapak ini merupakan sajian istimewa yang disajikan oleh chef tanah air yang bahan, rasa serta penyajiannya “Indonesia banget.” Bahan/bumbu yang dibutuhkan sesuai takaran, rasa oke punya dan penyajiannya sederhana tapi mengundang selera. Nggak ada tuh, bahasa rumit yang bikin dahi bekernyit, humor yang berlebihan ataupun teori yang disajikan secara “membabi buta”. Buat yang nggak percaya silahkan dibaca buku ini. Kita justru disuguhkan nasihat, cerita, humor, dan pengetahuan di saat yang bersamaan dengan takaran yang pas!

Buku ini bisa dijadikan sebagai hadiah pernikahan bagi karib kerabat yang akan memulai kehidupan rumah tangga maupun kado ulang tahun pernikahan bagi siapapun. Karena di dalamnya kita bisa banyak belajar untuk menjalani kehidupan berkeluarga secara tulus, tegar menghadapi suka duka yang datang di dalam hidup hingga menjadi seseorang yang menyenangkan tanpa harus kehilangan jati diri kita. Oh iya, yang paling penting buku ini juga ngasih tips dan trik (secara tidak langsung) buat jomblowan dan jomblowati bagaimana menemukan pasangan yang tepat. ^_^

Saya bersyukur seorang Adhitya Mulya menulis buku ini dan menyajikan dengan sangat menarik. Maka, pada akhirnya seperti yang Bos saya katakan, “Setelah membaca buku ini, kita dijamin bakalan lebih sayang sama Bapak dan Ibu serta keluarga kita!” Amin. Dan hal baik lainnya buku ini juga telah difilmkan dan kabarnya akan tayang di bioskop tahun ini! Semoga sama bagusnya… 🙂

*Makasi Bang Sam karena merekomendasikan buku ini buat dibaca. Buku yang sangat bagus dan menarik 🙂 🙂

(Padang, 13/2/2016)

 

 

 

 

 

Iklan