Cari

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Kategori

Opini (Cukup Serius)

Sebuah Pelajaran Berharga

Islam dan terorisme, barangkali hal ini masih menjadi momok menakutkan yang terus dipelihara di sekitar kita. Banyak hal yang sudah dilakukan untuk meluruskan hal tersebut. Upaya-upaya tersebut tentunya akan memberikan petunjuk kepada mereka yang benar-benar berpikir dan menyadari bahwa agama (Islam) bukanlah sesuatu yang menakutkan. Pada dasarnya agama merupakan bagian dari landasan setiap manusia untuk berbuat dalam kehidupannya di muka bumi ini. Maka suatu hal yang miris dan bodoh jika agama (Islam) terus menerus diperlakukan sebagai agama yang membawa pertumpahan darah atau hal-hal buruk lainnya yang disematkan padanya.

Namun dalam cuplikan film “Kurbaan” berikut ini dapat memberikan sedikit gambaran kepada orang-orang yang memusuhi Islam untuk berpikir secara objektif dan menggunakan nalar secara lebih terbuka. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan hidayah-Nya kepada mereka, membuka mata dan hati mereka. Karena sesungguhnya Islam merupakan sebuah agama rahmatan lil’alamin yang membawa keselamatan dan rahmat bagi seisi dunia. Amin ^_^

Beda Generasi Beda Perjuangan

Tanah Air
Tanah Air
Sebuah perjuangan tidaklah harus menggunakan senjata yang sama. Mungkin kalimat ini setidaknya dapat menjadi pelipur lara bagi generasi muda saat ini.

Generasi yang di era kemerdekaan dan pembangunan bangsa ini serta hidup di tengah kegalauan menghadapi globalisasi yang perkembangannya sangat pesat. Generasi yang pada awalnya diharapkan akan mengantarkan bangsa ini kembali ke masa kejayaan seperti sejarah masa lampau. Namun apa daya generasi muda pada akhirnya justru diibaratkan dan kebanyakan bertindak sebagai penghancur bangsa. Lanjutkan membaca “Beda Generasi Beda Perjuangan”

Puteri Indonesia, Kini dan Nanti

“Tugas akhir menjadi Puteri Indonesia adalah untuk berjuang di ajang Miss Universe.” Pikiran saya tergelitik saat mendengar pernyataan yang disampaikan oleh Elvira Devinamira, Puteri Indonesia 2014 yang baru saja mengakhiri kiprah satu tahunnya dalam ajang kecantikan yang cukup bergengsi di tanah air tersebut, Jum’at (20/2) tadi malam. Pernyataan yang merupakan testimoni dari perjalanannya sebagai Puteri Indonesia 2014 itu menjadi sesuatu yang janggal bagi saya.

Para puteri
Puteri Indonesia dari tahun ke tahun

Puteri Indonesia sebagai sebuah ajang pemilihan kecantikan yang diadakan di tanah air lambat laun kini telah menjadi sebuah standar dalam menilai keberadaan putri atau wanita Indonesia. Kontes yang mengadopsi ajang serupa di benua Amerika, Miss Universe itu telah serta merta menjadi ukuran atau standar yang dapat menggambarkan citra wanita Indonesia di level nasional hingga internasional. Keputrian Anda diragukan hingga Anda mengikuti ajang tersebut. Hal ini terbukti dengan tidak pernah absennya Yayasan Puteri Indonesia mengadakan pemilihan setiap tahunnya dan lalu mengirimkan wakilnya (Pemenang 1) di ajang kecantikan dunia, Miss Universe. Lanjutkan membaca “Puteri Indonesia, Kini dan Nanti”

Kasus Kekerasan terhadap Anak, Buah dari Ketidakpedulian Kita

Beredarnya video kekerasan yang dilakukan oleh siswa-siswi di salah satu SD di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menimbulkan keprihatinan di berbagai kalangan masyarakat. Banyak yang menyayangkan kenapa hal yang demikian bisa terjadi. Adu argumen mencari siapa yang salah pun kembali terjadi. Ada yang menganggap bahwa hal ini sebagai bentuk kelalaian pihak sekolah, kesalahan guru yang meninggalkan siswa pada saat jam pelajaran hingga kesalahan yang paling besar justru dilimpahkan kepada si pengunggah (penyebar) video.

Video kekerasan yang berdurasi sekitar 2 menit itu memberikan gambaran kepada kita bahwa kerusakan moral maupun mental tidak saja terjadi pada orang-orang dewasa, namun juga telah menjalar kepada kalangan anak-anak. Anak-anak yang notabenenya merupakan generasi penerus bangsa ini. Kasus kekerasan ini jika kita tilik lebih lanjut tentu akan menimbulkan mata rantai yang panjang jika kita hanya berfokus mencari siapa yang salah. Akan lebih baik bila kita berpikir dan merenung sejenak mengapa hal demikian bisa terjadi. Sejumlah siswa tanpa belas kasihan memukul, menendang dan memperlakukan temannya sendiri dengan tidak manusiawi. Lanjutkan membaca “Kasus Kekerasan terhadap Anak, Buah dari Ketidakpedulian Kita”

Dua Presiden, Satu Indonesia

Indonesiaku
Indonesiaku

Sekitar tiga bulan lamanya rakyat Indonesia menunggu untuk menentukan siapa pemimpin bangsa. Pemimpin yang akan meneruskan cita-cita segenap bangsa Indonesia dan tumpah darahnya. Dalam masa-masa penantian tersebut banyak hal telah terjadi. Berbeda dengan sebelumnya pesta demokrasi saat ini sedikit berbeda dengan pesta-pesta sebelumnya. Mulai dari semangat, fanatisme hingga spirit yang diusung oleh rakyat. Baik itu sebelum, saat hingga sesudah pesta demokrasi (pemilu). Rakyat mengikuti semua tahapan dengan antusias. Lanjutkan membaca “Dua Presiden, Satu Indonesia”

Menjemput Rezeki

609a6421691c081fae10fbc48caa3b8c36b2f116_m Kenapa manusia diharuskan untuk bekerja? Apa jadinya jika di dunia ini manusia tidak bekerja? Sampai kapankah manusia diharuskan untuk bekerja? Hmm…pertanyaan-pertanyaan ini secara bergantian mengusik pikiranku. Jawaban sederhananya hanyalah karena manusia memiliki keharusan untuk bertahan hidup. Dan salah satu cara yang dapat digunakan untuk bertahan hidup adalah dengan bekerja. Lanjutkan membaca “Menjemput Rezeki”

Buku dan Generasi (Muda) yang Terabai

Barangkali belum banyak yang tahu jika hari buku diperingati setiap tanggal 23 April. Sebuah perayaan yang menandai bahwa buku sebagai jendela dunia perlu mendapatkan tempat di pikiran dan hati setiap orang. Peringatan hari buku tentunya berbeda dengan perayaan hari-hari “besar” (penting) lainnya. Cara memperingatinya juga berbeda. Tidak ada hingar bingar maupun euforia layaknya peringatan 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia, tanah tumpah darah kita. Seperti upacara di Istana Kepresidenan, beragam perlombaan, program-program hiburan di televisi, pesta kembang api hingga ramainya publikasi seputar hari kemerdekaan dan para pahlawannya menjadi penanda bahwa negeri ini sedang merayakan hari jadinya.
Lanjutkan membaca “Buku dan Generasi (Muda) yang Terabai”

Boyband dan Sebuah Kepedulian

PARADE boyband yang sempat menyihir tanah air di dekade 90-an rupanya kembali menjadi fenomena dalam setahun terakhir. Jika dulu remaja hingga orang-orang dewasa “menggandrungi” boyband dari negara-negara Paman Sam, Amerika Serikat atau bangsa barat, saat ini justru sebaliknya. Negara-negara Asia Timur lebih mendapatkan tempat di hati para pencinta musik. Negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang ataupun Cina memang tak henti-hentinya melahirkan boyband ciamik. Namun sejauh ini memang negara Korea Selatan masih menempati posisi teratas sebagai penghasil boyband dengan tampilan menarik dan kualitas mumpuni. Mulai dari paras, penampilan hingga aksi yang mereka suguhkan mampu mengundang decak kagum para remaja dari berbagai negeri.

Lanjutkan membaca “Boyband dan Sebuah Kepedulian”

Pendidikan Ala Mbah Google

Internet sebagai bagian dari perkembangan media massa tidak dapat dipungkiri memberikan pengaruh yang luas dalam kehidupan manusia (siapa saja). Kehadiran internet dan segala fasilitas “maya” yang dimilikinya tidak lagi menjadi milik kalangan tertentu atau sekelompok orang saja. Saat ini segala kemudahan yang ada di dalamnya telah dapat diakses oleh siapa pun dan di mana pun mereka berada. Baik itu dewasa, remaja hingga anak-anak dapat membuktikan kecanggihan yang dimiliki oleh media massa satu ini. Selain batas ruang dan waktu yang secara signifikan menjadikan dunia semakin “kecil”, internet pun berhasil menghapuskan eksklusifitas yang ada dalam diri manusia. Betapa tidak dengan akses yang dimilikinya, internet mampu menghubungkan siapapun dengan latar belakang apapun mulai dari gender, usia, suku, agama, pendidikan, status sosial, pekerjaan dsb hanya untuk satu kepentingan, yaitu memperoleh informasi dan melakukan interaksi. Lanjutkan membaca “Pendidikan Ala Mbah Google”

Atas ↑

Wahrima's Weblog

Dunia Sederhanaku!

Rara89's Weblog

Just another WordPress.com weblog