087f650b-4c0e-404c-badf-0fa0e0838a23

Selama bumi masih berputar dan kita masih bisa bernapas barangkali tidak ada satu pun dari kita yang siap dengan kehilangan ataupun terbiasa dengan duka. Kehilangan merupakan kata atau sesuatu yang sebisa mungkin kita hindari. Sesuatu yang tidak ingin kita alami. Tapi apa daya, manusia tidak bisa memilih apa yang akan terjadi pada dirinya. Kehilangan kekasih, kehilangan sahabat ataupun kehilangan keluarga dekat tidak pernah menjadi menyenangkan. Semuanya tetap sama. Meninggalkan luka yang berbekas di hati dan pikiran.

Kita memang tidak bisa memilih, tapi yakinlah kita masih punya kesempatan. Kesempatan untuk menerima duka dengan cara yang kita mampu ataupun kesempatan untuk tetap bersyukur bahwa kita pernah merasakan menjalani kehidupan dengan seseorang yang berarti. Salah satu kehilangan yang paling kita hindari (takuti) adalah kehilangan keluarga. Kehilangan ini bisa kita kelompokkan ke dalam dua bentuk. Pertama kehilangan dalam arti tidak lagi mengenali orang kita sayangi, baik sifat maupun karakternya. Terkadang tempaan hidup menyebabkan seseorang berubah. Mungkin anggota keluarga kita yang dulunya ramah, namun karena perlakuan buruk dari atasan menyebabkannya menjadi orang pembangkang yang merupakan imbas dari ketidakmampuannya untuk membela diri. Ataupun kehilangan dalam arti yang sebenarnya. Kita tidak lagi bisa bertemu dengan salah seorang dari keluarga kita karena ia memang sudah tidak berada di dunia ini (wafat atau meninggal).

 

Lanjutkan membaca “Kehilangan : Duka Tiada Abadi”